Laura Tyas Avionita Sinaga

Seni Tari dan Drama Teater (SIHODA, Simalungun Home Dancer)
Pematang Siantar
082267936597


Tanpa disadari, simalungun memiliki sejuta kebudayaan yang unik dan menarik, termasuk juga cerita rakyatnya yang bisa dikembangkan dalam bentuk tari dan teater daerah, diangkat dengan sentuhan modern namun tetap mengedepankan adat dan tradisi simalungun. Selama ini tari-tarian yang ditampilkan hanya beberapa macam tari yang sama yang terus diulang-ulang, padahal Simalungun memiliki banyak tari beragam yang bisa digembangkan seperti ilah mardogei, ilah bolon, tortor sombah 120, tortor balang sahua, tortor panak boru uou dan lain sebagainya.
Dan dizaman sekarang, kita juga bisa mengkat sebuah bentuk karya tari yg diangkat dari cerita rakyat simalungun. Misalnya tortor panak boru UOU yang diangkat dari cerita rakyat Panak Boru UOU, dengan sentuhan modern, cerita rakyat dikemas dalam bentuk tari kontemporer ethnic, yang dimana didalamnya merupakan pengambangan gerak dari gerak dasar tari Simalungun itu sendiri, sehingga tidak meninggalkan keasliannya. 
Mengembangkan sebuah tarian dan memasukkan sedikit perubahan kedalamnya, selama tidak meninggalkan keaslian dan ciri khas dari Simalungun itu sendiri adalah hal yang sah saja, dengan begitu halayak banyak yang menonton pun tertarik karena tari yang ditampilkan tidak monoton namun tetap tidak meninggalkan keaslian dan ciri khas nya, dengan begitu menimbulkan ketertarikan terhadap tari dan teater daerah, selama pengembangan budaya itu tidak melanggar aturan-aturan yang ada dan tidak menghilangkan keasliannya maka kebudayaan tersebut akan diterima oleh khalayak banyak bukan hanya orang simalungun, tetapi seluruh masayarakat baik itu dari nusantara mau pun mancanegara. Karena keaslian dan ciri khas dari simalungun itu juga harus tetap kita jaga dan kita lestarikan, agar Simalungun nantinya dikenal oleh semua orang dengan kekayaan budayanya. 
Dijaman sekarang, banyak muda mudi simalungun yang tidak menyadari akan keindahan budayanya, justru menganggap dengan menampilkan kebudayaannya mereka dianggap "norak" dan "kampungan" padahal budaya itu adalah identitas diri. Dan dengan menjaga kelestarian budaya kita juga menjaga identitas kita. Kita kaum muda adalah generasi yang harus tau budaya dan adat istiadat kita, agar kebudayaan Simalungun nantinya tidak punah dan menghilang. Mencintai budaya Simalungun, bukan hatus memberikan hal yang besar, cukup melakukan beberapa hal sederhana, seperti tetap menggunakan bahasa simalungun dilingkungan keluarga, ikut berpartisipasi dalam acara-acara Simalungun walau hanya sebatas penonton saja, mengetahui lagu dan tarian daerah Simalungun. 
Karena jika bukan kita kaum muda yang ikut bergerak untuk Simalungun, siapa lagi? 
Horas!!!!! 


Powered by.

Didukung Oleh.