FILM PENDEK DAN PERTUNJUKAN TEATER LEGENDA "PUANG SORMA" KEMBALI DI GELAR

"Kami merintis tor tor, teater dan film sebagai media ekspresi tradisi Simalungun agar lestari juga semakin banyak dikenal generasi milenial"
Andrew Silalahi


Simalungun - Rumah Produksi Sanggar Budaya Rayantara kembali menggelar pertunjukan teater tradisional Simalungun "Puang Sorma" , kisah putri kerajaan Siantar yang cantik jelita kemudian berubah menjadi putri ular, kemudian penduduk  kerajaan memberi gelar Puang Sorma setelah melihat cahaya dan penampakan nya di Bah Sorma. 



Pertunjukan teater tradisional simalungun "Puang Sorma" ini akan ditampilkan pada Festival Rondang Bittang , 27-28 Juli 2019 di kampung budaya "Op. Tuan Djorhatim Damanik" Sarimatondang, Sidamanik bersama dengan helatan tradisi lainnya seperti manabi, mamurpur, mardogei, maranggir, manggalang, pembuatan tipa tipa, Dayok na binatur, nittak, tor tor, pencak tradisional sebagai ucapan syukur panen padi dan pelestarian tradisi. 

Penutur Opung Raminah Garingging bersama sutradara  Sultan Saragih sebelum melaksanakan latihan sudah terlebih dahulu ziarah ke mata air panakboru di tepian Bah Bolon , Pamatang (belakang kolam renang Detis) eks pusat kerajaan Siantar.  Legenda Panakboru Anggarainim boru Damanik ini mendapat perspektif baru sebagai pesan kesadaran lingkungan , menjaga kebersihan dan kejernihan air sebab telah memberi dan memenuhi banyak untuk kebutuhan manusia , timbal balik penghargaan kita kepada alam. 

Berbagai berita buruk muncul melihat kondisi wisata Simalungun saat kini , banyak pengunjung wisata di berbagai lokasi  sangat kecewa dengan banyak nya sampah berserakan di lokasi wisata. Kita bercermin dari pertunjukan teater, panakboru Anggarainim Damanik bagian dari kita walau  berubah dengan memasuki dimensi astral dunia yang berbeda, tetapi mata air sebagai "jembatan jiwa"  harus selalu terawat bersih dan jernih, menghormati alam, menjadi bagian tak terpisahkan dari diri sendiri, bekerja sama menjaga keseimbangan ekosistem.     

Adaptasi tradisi Simalungun kepada minat generasi milenial , Sanggar Budaya Rayantara melibatkan Reach Fahreza dari Sisi Lensa dalam pembuatan film pendek guna mendapatkan kemasan sinematografis. Kolaborasi jejaring budaya ini akan menambah nuansa dan warna baru sehingga pesan tradisi yang disampaikan dapat sampai kepada generasi milenial. Take shooting akan dilaksanakan dua lokasi pada tanggal 7-8 Juli 2019, yakni di mata air Bah Ulu, Mariah Bandar , bekerja sama dengan hasusuran Tuan Jontahali Damanik juga Rumah Adat Desa Gunung Malela bersama hasusuran Tuan Gunung Malela. 


Film pendek "Puang Sorma" ini mendapat sambutan baik dari Bapak Kusdianto  Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, Tuppuan Damanik Boru Panogolan Indonesia (TDBPI) juga dukungan dari PT Lovely Holidays Tours n Travel, , Sri Steps Salon Jl Pattimura yang menangani kostum dan tata rias juga pihak pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang menginginkan terselenggaranya acara dimaksud . 

Panakboru Anggarainim Damanik diperankan oleh Debora Damanik, sedangkan Raja oleh Willy Girsang dan sebagai Puang Bolon Adelin boru Napitupulu masih duduk di SMK GKPS 3 Pematangsiantar, bersama teman dayang dayang lainnya Meta Malau, Irma Sinaga, Jesica Purba, Kerina Purba, Graciella Saragi, Tessa Sianipar, Cindy Purba, Kharisma Sipayung, Veronika. Guru Bolon dilakonkan oleh Roresky Sianipar (SMK 1 Siantar), remaja milenial yang sudah intens mendapat pembelajaran tor tor dan seni tradisi. 

Jumlah pemain dan crew sebanyak 25 orang, Andrew Silalahi penata musik dan sound efect dengan pemeran tambahan Damar Laut Purba sebagai utusan Kerajaan Purba Pakpak, masih garis keturunan Raja Attian Purba Pakpak, hal ini seperti mengulangi kejadian 400 tahun silam ketika raja Siantar pertama, Opung Datu Parmata Manunggal dikunjungi pinangan banyak kerajaan luar.

Harapan dari terbitnya film pendek dan pertunjukan "Puang Sorma", generasi milenial dapat membaca zaman, mengingat sejarah, meneruskan dan melestarikan tradisi serta menjaga kearifan lokal , memberi muatan dan tafsir baru dari kaum leluhur dalam konteks kekinian (SS/MD)

Penulis: Sultan Saragih
Editor: Sultan Saragih

Lainnya

Senin, 16 Maret 2020 10:46

Senandung Simalungun Sukses Berkumandang di Pematang Siantar

Tepat jam 7 malam acara Senandung Simalungun diawali MC Anca Damanik . Lagu Sipukah Ni Huta menjadi perdana yang dipimpin langsung oleh sang Komponis Agus Erdiaman Purba dan dinyanyikan Arlinda Br. Damanik . Saat lagu Sipukah Ni huta dikumandangkan para
Jumat, 13 Maret 2020 09:18

Senandung Simalungun Digelar di Pematang Siantar

SETELAH sukses melaksanakan beberapa pagelaran , termasuk di Pulau Samosir dan Medan kini Senandung Simalungun di kumandangkan di kota Pematang Siantar tepatnya hari Sabtu , 14 Maret 2020 di Convention hall Siantar Hotel , Pematang Siantar jam 19:00 - s
Jumat, 23 Agustus 2019 10:13

Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNITA (Universitas Sisingamangaraja XI Tapanuli) Studi Banding ke Universiti Kuala Lumpur (Uni KL)

Pada kunjungan Studi banding di Kuala Lumpur, Mahasiswa Fakultas Ekonomi mendapatkan kuliah umum dengan materi Tourism Management and Technology yang dibawakan oleh DR. Norhisham Abdul Mutalib ( senior Lecture, Management & Entrepreneurship) selak
Kamis, 01 Agustus 2019 23:58

PRESIDEN JOKOWI DUTA PARIWISATA DANAU TOBA

Euforia masyarakat atas kedatangan Jokowi saat kunjungan kerja ke Sumatera Utara tanggal 29-31 Juli 2019 khususnya kawasan Danau Toba telah menorehkan sebuah makna tersendiri . Jokowi tidak hanya membawa program program bagus untuk kemajuan sektor wisat
Selasa, 23 Juli 2019 10:50

KOPI SIMALUNGUN BIKIN BAHAGIA DI CAFE BAHAGIA

Kota Siantar kini mulai tumbuh menjadi zona kreatif bagi kaum entrepreneur muda, salah satu nya dengan di buka nya sebuah gerai kopi simalungun , cafe bahagia di jalan bahagia, lokasi nya masuk kiri dari sekolah dan gereja HKBP jalan SKI - DI Panjaitan
Selasa, 23 Juli 2019 10:38

GENERASI MILENIAL BELAJAR TRADISI PANEN PADI SIMALUNGUN DALAM PRA FESTIVAL RONDANG BITTANG

Generasi milenial selama ini tahu marsialop ari, haroan bolon dari cerita orang tua atau salah satu tor tor Simalungun yang mereka pelajari dan tampilkan, kini mereka tahu filosofi dari kegiatan langsung di lapangan, merasakan sendiri serta terlibat b
Minggu, 14 Juli 2019 22:18

JABU SIHOL : MAGNET BARU EDUKASI DAN PELESTARIAN BUDAYA BATAK

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi saat ini, semakin banyak anak-anak khususnya milenial yang sudah melupakan akar budaya dari diri sendiri. Banyak dari anak2 maupun anak muda sekarang yang sangat fasih menggunakan istilah2 asing
Jumat, 12 Juli 2019 06:09

YAYASAN PEDULI PENDIDIKAN MARSIURUPAN (YPPM) ANTAR SISWA/I SIMALUNGUN MERAIH SUKSES MENUJU PERGURUAN TINGGI NEGERI

Dari Simalungun untuk Indonesia, Wagner Damanik sebagai Ketua Dewan Pembina dan salah satu pendiri YPPM (Yayasan Peduli Pendidikan Marsiurupan) mengucapkan selamat dan sukses kepada siswa/i YPPM Bimbel Gratis 2019 yang lulus masuk PTN jalur SBMPTN seban
Selasa, 09 Juli 2019 22:44

FILM PENDEK "PUANG SORMA" KEARIFAN LOKAL MENYENTUH KESADARAN LINGKUNGAN

Pembuatan film pendek "Puang Sorma" legenda putri ular Simalungun oleh Sanggar Budaya Rayantara bekerja sama dengan Reach Fahreza (SISI LENSA) memakan waktu selama 2 hari dengan lokasi shooting yang berbeda , yakni mata air Bah Ulu Mariah Banda
Selasa, 02 Juli 2019 19:16

Strategi Wisata Simalungun Sebagai Pintu Gerbang Kawasan Danau Toba .

Kunjungan Wagner Damanik yang merupakan salah seorang Tokoh masyarakat Simalungun di Kedai Kopi SOC (Simalungun Original Coffee) yang di nakhodai oleh Rico Damanik bersama mitra petani kopi Sidamanik dan putra putri barista kopi yang sedang magang di SOC

Powered by.

Didukung Oleh.